SCAMPER


Ide Bisnis dengan menggunakan Metode Scamper

“Platform Pengumpulan Kertas Bekas untuk Produk Kreatif dan Daur Ulang”


Saat ini penggunaan kertas masih sangat tinggi, baik di sekolah, kampus, kantor, maupun rumah tangga. Tapi sebagian besar kertas yang sudah tidak dipakai langsung dibuang dan berakhir menjadi sampah, padahal masih banyak kegunaan dari sebuah kertas seperti bisa didaur ulang menjadi sebuah produk kreatif (semacam kerajinan, dll.) bagi yang masih layak pakai dan sisanya disalurkan ke mitra pabrik daur ulang. Selain membantu mengurangi timbunan sampah kertas, ide bisnis ini juga mendukung gerakan ramah lingkungan serta memberikan nilai tambah ekonomi. Ide ini diharapkan dapat menarik perhatian generasi muda serta masyarakat luas untuk lebih sadar akan pentingnya mengelola sampah kertas.


1. Substitute (ganti sesuatu dengan hal baru)

  • orang yang biasanya buang kertas diganti menjadi sebuah bahan kerajinan
  • biasanya orang menjual ke tukang rongsok bisa menjadi jual di platform digital atau sebuah komunitas

2. Combine (menyatukan dua hal agar lebih menarik)

  • menggabungkan bank sampah (pengumpulan sampah kertas) dengan penjualan produk kreatif ini dalam satu layanan (platform)
  • gabungkan offline (drop point kertas) dengan online (pemesanan lewat hp)

3. Adapt (melihat ide dari hal lain dan disesuaikan dengan bisnis ini)

  • adaptasi seperti ojek online yang bisa dipesan jemput jadi kertas pun bisa (pickup service)
  • adaptasi trend eco friendly jadi ikut sesuaikan sama trend itu

4. Modify / Magnify (mengubah biar lebih sedikit menarik)

  • modifikasi kemasan produk kertas daur ulang jadi lebih modern atau dan estetik
  • perbesar skala dengan dari yang sekedar kumpul kertas jadi bisa mengadakan workshop atau event edukasi

5. Put to Other Use (menggunakan untuk hal lain)

  • kertas bekas bisa jadi bahan pembuatan eco-brick, kemasan ramah lingkungan, dll
  • platform bisa juga dipakai untuk mengumpulkan sampah lain (plastik, kardus, logam) jika memungkinkan

6. Eliminate (hilangkan hal hal yang buat ribet atau kurang menarik)

  • menghilangkan kesan “sampah/rongsokan” dan branding ulang jadi produk kreatif yang keren
  • hilangkan ketergantungan pada sistem jual kiloan, fokus saja pada nilai tambah kreatif (DIY, produk unik, dll.)

7. Reverse (balikkan cara pandang biar dapat ide baru)

  • biasanya orang buang kertas tapi sekarang kertas bisa jadi sumber kreatifitas dan pendapatan
  • biasanya klo ada produk baru berarti tebang pohon, tapi sekarang produk baru malah menyelamatkan pohon (mengurangi sampah juga)
  • biasanya daur ulang dalam industri, jadi bisa daur ulang dalam skala kreatifitas dan komunitas

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama